Kemarau Menguji, Demak Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jaga Air, Cegah Kebakaran dan Tawuran Remaja

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Ballroom Lantai 1 Gedung C Setda Demak, Kamis (24/9/2026).

Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. mengatakan, kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang perlu diantisipasi bersama, terutama terkait ketersediaan air bersih, kekeringan dan potensi kebakaran.

Bupati mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air, sementara petani diharapkan memilih pola tanam yang tidak banyak membutuhkan air. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

“Sinergi dan kesiapsiagaan seluruh pihak harus terus diperkuat agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat dan tepat”, ujarnya.

Sekda Demak Akhmad Sugiharto, S.T., M.T. menyampaikan, distribusi air bersih telah dilakukan di 37 desa sebanyak 385 tangki atau sekitar 1,925 juta liter. Kekeringan komoditas padi juga tercatat terjadi di Kecamatan Bonang seluas 130 hektare dan Karangtengah 208 hektare.

Sementara itu, Wakapolres Demak Kompol Yuniarto Assidiq menyoroti potensi kebakaran serta meningkatnya kekerasan remaja dan tawuran antarkelompok. Pencegahan perlu dilakukan melalui penguatan pengawasan keluarga, sekolah, masyarakat serta edukasi kepada pelajar.

Kasdim 0716/Demak Mayor Arm Syarifudin Widianto menambahkan pentingnya pemetaan wilayah rawan, penghematan air, edukasi pencegahan kebakaran, penguatan komunikasi publik serta koordinasi antarinstansi.

Rakor menegaskan bahwa penanganan dampak kemarau, kebakaran dan Harkamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi Pemkab, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, desa dan masyarakat terus diperkuat untuk menjaga Kabupaten Demak tetap aman, kondusif dan tangguh menghadapi musim kemarau. (Prokompim)