Satpol PP Goes to School : Sosialisasi Penegakan PERDA dan PERKADA di MAN Demak

DEMAK - paten Demak melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar kegiatan Satpol Goes to School dengan tema sosialisasi penegakan Peraturan Daerah (PERDA) dan Peraturan Kepala Daerah (PERKADA), Kamis (5/2/2026) di MAN Demak. Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., dan dihadiri jajaran Satpol PP, guru, serta ratusan siswa MAN Demak.

Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati dan jajaran Satpol PP. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran hukum serta kedisiplinan sejak dini bagi para siswa. “Semoga anak-anak MAN Demak kelak menjadi generasi emas 2045 yang berprestasi dan berkarakter,” ujarnya.

Plt. Kepala Satpol PP Demak, Agus Sukiyono, S.IP., M.M., dalam laporannya menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai aturan daerah serta pencegahan pelanggaran yang kerap terjadi di masyarakat. Ia mencontohkan berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, konsumsi minuman keras, hingga perilaku menyimpang akibat kurangnya pengetahuan dan pengaruh lingkungan. “Kami berharap siswa tidak ikut melanggar, tetap berprestasi, dan menjadi motivasi bagi lingkungan sekitar”, tegasnya.

Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., dalam arahannya menekankan pentingnya penegakan hukum yang humanis oleh Satpol PP. Ia juga mengingatkan bahaya minuman keras, rokok ilegal, dan narkotika yang semakin mudah didapatkan dan berpotensi merusak generasi muda. “Program Satpol PP Goes to School ini menjadi bekal bagi siswa untuk membentengi diri dari pengaruh negatif pergaulan. Kami berharap adik-adik bisa memahami informasi yang disampaikan dan menjadi pelopor generasi sehat, disiplin, serta berprestasi”, ungkapnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para siswa diharapkan mampu menyerap materi sosialisasi, menyebarkan pemahaman hukum kepada teman sebaya, serta menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi emas Indonesia 2045 yang bebas dari pengaruh negatif. (prokompim)