Dinkesda Demak Perkuat Efektivitas Rujukan Melalui Monev Penggunaan Sisrute di Klinik Rawat Inap

DEMAK – Dinkesda Demak terus memperkuat tata kelola pelayanan rujukan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) pada Klinik Rawat Inap. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi monitoring di Klinik Harapan Kasih, Klinik Wahyu Anugerah Husada, dan Klinik Anugrah.

Kegiatan diikuti oleh Katim Yankes Lanjutan Dinkesda beserta Tim Yankes Lanjutan serta tim dari masing-masing klinik. Monev dilakukan sebagai bagian dari pembinaan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sistem rujukan di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung proses rujukan pasien ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

SISRUTE menjadi salah satu sarana yang mendukung komunikasi dan koordinasi dalam proses rujukan antar fasilitas pelayanan kesehatan. Melalui evaluasi di lapangan, tim Dinkesda meninjau pemanfaatan SISRUTE sekaligus menggali berbagai kendala yang mungkin dihadapi petugas dalam penggunaannya.

Monitoring tidak hanya berfokus pada penggunaan sistem, tetapi juga pada bagaimana SISRUTE dapat mendukung kelancaran komunikasi antara fasilitas pelayanan kesehatan perujuk dan fasilitas rujukan. Informasi mengenai kondisi pasien, kebutuhan pelayanan, serta koordinasi rujukan menjadi bagian penting dalam mendukung proses pelayanan yang lebih terarah.

“Melalui monitoring ini, kami ingin melihat secara langsung sejauh mana SISRUTE telah dimanfaatkan oleh klinik dalam proses rujukan. Kendala yang ditemukan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk mencari solusi bersama sehingga proses rujukan dapat berjalan lebih efektif”, ujar Ketua Tim Yankes Lanjutan Dinkesda Demak Mohammad Tamsir, SST, S.Kep.,Ners. .

Dalam pelaksanaan Monev, tim juga melakukan diskusi dengan petugas klinik untuk mengidentifikasi hambatan teknis maupun operasional dalam penggunaan SISRUTE. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman petugas terhadap alur rujukan sekaligus meningkatkan koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan.

“Penggunaan SISRUTE perlu didukung oleh kesiapan petugas dan koordinasi yang baik. Dengan komunikasi yang lebih terintegrasi, diharapkan proses rujukan pasien dapat dilakukan secara tepat dan informasi yang dibutuhkan fasilitas rujukan dapat tersampaikan dengan baik”, pungkasnya.

Hasil monitoring dan evaluasi selanjutnya menjadi bahan pembinaan serta tindak lanjut bagi klinik untuk melakukan perbaikan apabila masih terdapat kendala dalam pemanfaatan SISRUTE. Penguatan sistem rujukan diharapkan dapat mendukung kesinambungan pelayanan dan memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi pasien.

Melalui kegiatan ini, Dinkesda Demak terus mendorong fasilitas pelayanan kesehatan untuk memanfaatkan sistem rujukan secara optimal, memperkuat koordinasi antar fasilitas kesehatan, serta memastikan proses rujukan berjalan efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. (Kesmas_PromkesPM)