Bupati Demak Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro di Wedung, Kawal Pembangunan hingga Pendidikan Anak
DEMAK – Memperkuat kerukunan, menjaga ketertiban, dan mendorong pembangunan yang berpihak kepada masyarakat menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Demak dalam Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) Kecamatan Wedung Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Wedung, Senin (26/10/2026), ini menjadi momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan tokoh masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E., hadir sekaligus membuka kegiatan yang diikuti Wakil Bupati Demak, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak H. Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., Plt. Camat Wedung Dr. Akhmad Suyud, M.H., unsur Forkopimcam, kepala desa, perwakilan kyai dan ulama dari 20 desa, serta berbagai organisasi keagamaan dan unsur pelayanan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa FKUU bukan sekadar forum silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan langkah antara ulama dan umaro. Pemerintah membutuhkan nasihat serta bimbingan para kyai dan ulama agar kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Sinergi ulama dan umaro perlu terus diperkuat untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera”, menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut.
Bupati turut menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir. Pembangunan Jembatan Babalan yang menghubungkan Kabupaten Demak dengan Kabupaten Jepara serta normalisasi Sungai Wulan telah dimulai sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko banjir, meningkatkan kenyamanan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Demak juga memperkuat komitmen melalui program “Bocah Demak Kudu Sekolah” untuk menuntaskan persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS). Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama, tokoh agama, dan pemerintah desa, berperan aktif memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan.
Sementara itu, terkait perlindungan sosial, evaluasi kegiatan Demang Ngantor Deso menjadi perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Demak akan menggencarkan sosialisasi mengenai kriteria penerima bantuan sosial agar masyarakat memahami ketentuan yang berlaku dan bantuan dapat diterima oleh mereka yang berhak.
Bupati juga mengajak masyarakat menjaga ketertiban umum dan melestarikan tradisi keagamaan. Pelaksanaan takbir mursal diharapkan tetap mengedepankan nilai-nilai religius, ketertiban, dan kenyamanan bersama tanpa penggunaan ogoh-ogoh maupun sound horeg.
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, H. Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa Kecamatan Wedung telah mengalami perkembangan infrastruktur yang signifikan. Kondisi jalan di wilayah Bungo dan Menco menjadi salah satu gambaran perubahan yang lebih baik dibandingkan masa lalu.
Menurutnya, kemajuan tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah dan masyarakat yang harus terus dipertahankan. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antara kepala desa, sekretaris desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Forkopimcam, dan Pemerintah Kabupaten Demak perlu semakin ditingkatkan untuk mendukung optimalisasi pembangunan serta pelayanan publik.
Sekda juga mengapresiasi realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Wedung yang menempati peringkat keempat di tingkat Kabupaten Demak. Capaian ini menunjukkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemenuhan kewajiban perpajakan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan, kerukunan, dan kondusivitas wilayah agar Kecamatan Wedung tetap menjadi lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Plt. Camat Wedung, Dr. Akhmad Suyud, M.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Demak beserta rombongan. Ia berharap arahan pimpinan daerah dan pesan keagamaan yang disampaikan dalam FKUU dapat menjadi bekal bagi seluruh peserta dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat.
Melalui FKUU Kecamatan Wedung Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Demak berharap sinergi ulama dan umaro semakin kuat, komunikasi antarpemangku kepentingan semakin baik, serta dukungan masyarakat terhadap program pembangunan terus meningkat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, ulama dan umaro diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai religius, serta mewujudkan Kabupaten Demak yang semakin maju, aman, dan sejahtera. (Prokompim)
