Tampil Dua Belas Jam Non Stop, 500 Penari Dalam Gelaran Budaya Kadilangu
DEMAK - Suasana penuh warna dan semangat budaya menyelimuti Pendopo Notobratan Kadilangu Demak dalam gelaran Langen Budaya Hadilangu ke 8 menyambut haribtari dunia Minggu (26/4/26). 500 Penari mempertunjukan talentanya dengan beragam tari kreasi dan tradisional. Uniknya dalam gelaran seni tari ini menyajikan tarian 12 jam non stop, dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB dengan melibatkan 500 seniman tari.
Ketua penyelenggara, Tampan Rama Putra Karnelis, menyampaikan bahwa pada tahun ini pihaknya melibatkan sekitar 20 sanggar tari dari berbagai daerah, diantaranya Demak, Purwodadi, Salatiga, Solo, Semarang, hingga Bandung. Dari seluruh sanggar tersebut, tersaji sekitar 60 penampilan dengan total penari mencapai kurang lebih 500 orang
“Untuk konsep acara, tahun ini kami mengusung tema “Tutur-Tubuh”, yang menggambarkan bahwa ketika sesuatu tidak dapat diungkapkan melalui kata-kata, maka bisa disampaikan melalui gerak tari”, ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Paguyuban Keluarga Notobratan, Suwarni, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa keberadaan acara Langen Budaya Hadilangu turut membuat Pendopo Notobratan semakin dikenal masyarakat luas.
Dirinya berharap melalui kegiatan ini, Kadilangu semakin dikenal luas dan mampu memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan budaya.
Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan diberikan secara langsung oleh perwakilan paguyuban keluarga Notobratan, Suwarni kepada penari 12 jam nonstop. Selain pertunjukan tari, acara ini juga diramaikan dengan bazar UMKM dan juga spot foto. (red/kmf/nin)
