Stok Darah PMI Demak Masih Terbatas, Warga Diajak Rutin Donor

DEMAK - Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Demak menginformasikan kondisi stok darah per Kamis (23/4/2026) masih terbatas dan membutuhkan dukungan masyarakat melalui donor darah secara rutin.

Berdasarkan data terbaru, stok darah didominasi golongan B sebanyak 73 kantong, disusul A sebanyak 40 kantong, O sebanyak 30 kantong, dan AB sebanyak 14 kantong. Sementara itu, stok trombosit tercatat nihil untuk seluruh golongan darah.

Kondisi ini menunjukkan kebutuhan darah di Demak masih cukup tinggi, terutama untuk penanganan pasien di fasilitas kesehatan. Masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah guna menjaga ketersediaan.

Untuk menjadi pendonor, terdapat beberapa syarat yang perlu dipenuhi, di antaranya berusia 17-50 tahun, memiliki berat badan minimal 47 kilogram, dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang mengidap penyakit menular. Selain itu, calon pendonor juga tidak dalam kondisi puasa dan bagi wanita tidak sedang hamil, menstruasi, atau menyusui.

PMI Kabupaten Demak juga telah menjadwalkan kegiatan donor darah di sejumlah titik. Pada Kamis (23/4), kegiatan digelar di Kecamatan Karanganyar. Selanjutnya pada Jumat (24/4) berlangsung di SMK N 1 Karangawen dan PT Renggo Container, serta Sabtu (25/4) di PT CWM Mranggen.

Masyarakat juga dapat langsung datang ke kantor UTD PMI Kabupaten Demak yang beralamat di Jalan Bhayangkara Baru No. 3, dengan jam pelayanan Senin-Jumat pukul 08.00-19.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00-12.00 WIB.

Staf UTD PMI Kabupaten Demak, Gustavian Bima, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kamis (23/4/2026), menyampaikan bahwa ketersediaan stok darah saat ini masih belum ideal untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan.

“Untuk saat ini stok darah memang masih terbatas, terutama trombosit yang kosong. Kami mengajak masyarakat yang memenuhi syarat untuk dapat mendonorkan darahnya secara rutin agar kebutuhan pasien bisa terpenuhi”, kata Bima.

Ia juga menambahkan, partisipasi masyarakat sangat berperan penting dalam menjaga ketersediaan darah di Kabupaten Demak.

PMI mengingatkan bahwa stok darah dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga dukungan aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu sesama yang membutuhkan transfusi darah. (Red-kmf/apj).