Nasi Kropohan Eksis di Festival Jamu dan Kuliner Jateng

DEMAK – Stand Kab.Demak melalui Dinas Pariwisata Demak yang berkolaborasi bersama RM. Sarwo Eco, siap menyapa warga Jateng pada Festival Jamu dan Kuliner yang dilangsungkan di Halaman Kantor Gubernur Jateng, mulai Rabu (20/8/25) hingga Jum’at (22/8/25).

Bukan sekadar makanan, Nasi Kropohan yang hadir ramaikan stand² makanan dari berbagai wilayah di Jateng, merupakan suatu representasi budaya makan masyarakat Demak yang mengutamakan kebersahajaan. Di balik setiap suapannya, tersimpan filosofi tentang kesederhanaan hidup, kebersamaan, serta rasa syukur terhadap hasil bumi. Kehadirannya dalam festival ini menjadi pengingat bahwa kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi juga cerita dan identitas daerah.

Juariyah atau akrab disapa Jujuk, dari RM Sarwo Eco yang dipercaya membawa Nasi Kropohan ke ajang ini, mengaku bangga bisa memperkenalkan hidangan khas daerahnya. “Kami senang sekali bisa ikut serta dalam festival ini. Nasi Kropohan mungkin terlihat sederhana, tetapi inilah warisan kuliner Demak yang harus terus kita jaga dan perkenalkan kepada generasi muda maupun wisatawan”, ujarnya.

Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah menegaskan bahwa partisipasi dalam festival ini adalah langkah strategis untuk memperluas promosi kuliner lokal. “Hari Jadi Kota Semarang bukan hanya milik Semarang, tetapi momentum Jawa Tengah untuk menunjukkan kekayaan budaya dan kulinernya. Kehadiran Nasi Kropohan di sini adalah bukti bahwa Demak siap bersaing, siap tampil, dan siap mengangkat kembali kejayaan kuliner tradisional. Kami ingin agar kuliner Demak tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga menjadi bagian penting dalam peta wisata kuliner Jawa Tengah”, jelasnya. (Dinparta/sf/jm)