Menteri PPN/Kepala BAPPENAS Cek Lokasi Terdampak Rob Di Sayung

DEMAK – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Suharso Monoarfa meninjau lokasi terdampak rob tepatnya di Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung, Kamis (13/10/2022). Hadir beserta rombongan Kepala instansi terkait BBWS Pemali Juana, Disperakim, Bappeda Prov. Jateng, Pj Sekda Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si, Kepala Dinputaru Akhmad Sugiharto, ST.MT, Dinlutkan, Kesbangpol dan Dinperkim.

Saat di lokasi Suharso Monoarfa menyampaikan rasa prihatin melihat perkampungan warga yang diterjang rob selama bertahun-tahun lamanya. Tak hanya itu, jalan penghubung desa dan akses jalan warga pun juga terputus diterjang rob. Akibatnya warga beraktivitas menggunakan perahu, hal ini tentunya juga berdampak pada ekonomi warga di Desa Timbulsloko. Selain jalan, hektaran lahan pertanian juga turut terendam dan tambak yang juga diterjang abrasi.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Timbulsloko H. Umar, menceritakan kondisi kawasan pemukiman Timbulsloko yang kian hari kian tenggelam oleh rob. “Air pasang laut atau rob mulai datang sekitaran tahun 2007. Semakin parah hingga menenggelamkan akses jalan desa 10 tahun kemudian. Karenanya kami tak lagi bisa bertani karena sawah terendam rob, begitu lahan tambak hancur diterjang abrasi”, kata Umar.

Pihaknya berharap pemerintah membantu memperbaiki akses jalan untuk memudahkan mobilitas warga. Sehingga anak-anak pergi ke sekolah atau warga yang bekerja keluar Desa tak perlu naik perahu, yang ongkos sekali jalan Rp 12 ribu per orang. Di samping dibangunnya tanggul, agar rob tak semakin parah menenggelamkan permukiman penduduk.

Menteri PPN / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan, keselamatan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas. Sebab menurutnya, rob kini bukan lagi masalah tahunan melainkan tantangan berat yang mendesak dalam penyelesaiannya.

“Saat ini rob terjadi di seluruh pesisir pantai utara Jawa, salah satunya di Demak. Namun karena di setiap segmen masalahnya berbeda, kami akan lakukan kajian bersama terlebih penurunan permukaan tanah atau kenaikan air laut sudah mencapai 10-17 cm per tahun, maka penyelamatan dan mengamankan perkampungan masyarakat harus jadi prioritas”, tuturnya.

Di sisi lain, Pj Sekda Demak Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si menambahkan, kehadiran Menteri PPN / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengecek langsung di daerah terdampak rob menjadi angin segar bagi masyarakat. Meski pembangunan tanggul laut dan penanganan abrasi di pesisir Kabupaten Demak yang telah lama masuk agenda nasional menurutnya harus terus dikawal dan di-update agar tak hilang.

“Ini sudah sudah programkan kemarin untuk jalan Tol Semarang-Demak di wilayah Desa Sriwulan Kecamatan Sayung itu, kita minta untuk dibuat dengan sistem tanggul laut, tapi kurang lebih ini ada 3 kilometer. Sisanya menyambung dari situ, menyambung sampai ke Purworejo Kecamatan Bonang, itu kurang lebih 12 kilometer lagi”, terangnya

Sementara itu Kepala Dinputaru Akhmad Sugiharto, ST. MT mengatakan, kehadiran Menteri Bappenas Suharso Monoarfa setidaknya bisa memberikan solusi dalam penanganan bencana rob di pesisir Sayung, utamanya di Desa Timbulsloko. “Tentu kita berharap Bappenas bisa memberikan solusi dan penanganan dalam menyelesaikan masalah rob ini”, imbuhnya. (dinputaru)