Bantuan Susu untuk Anak Stunting dan Kelompok Rentan

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2PA) memberikan perhatian kepada anak terlantar dan anak stunting . Dengan menyalurkan bantuan susu stunting kepada 265 anak penerima manfaat yang dibagikan selama tiga hari. Hari pertama penyerahan diikuti 150 penerima manfaat di Pendopo Satya Bhakti Praja, kemudian dilanjutkan pada Selasa, 12 Mei 2026 sebanyak 65 penerima di Aula Lantai 1 DinsosP2PA, dan Rabu, 13 Mei 2026 sebanyak 50 penerima.

Bupati Demak Eisti'anah menyampaikan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu fokus utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan.

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berdampak pada perkembangan fisik dan kemampuan kognitif anak. Karena itu penanganannya harus dilakukan bersama-sama oleh seluruh pihak”, kata Bupati, saat kegiatan Pembinaan dan Penyerahan Bantuan Susu kepada Anak Terlantar termasuk Anak Stunting Di pendopo satya praja, Senin (11/05/26)

Ia menegaskan bahwa pemberian susu dan bantuan makanan tambahan hanyalah salah satu bentuk intervensi. Menurutnya, penanganan stunting juga harus didukung pola asuh yang baik, sanitasi sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pemenuhan gizi seimbang.

Selain bantuan susu stunting, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan sosial secara simbolis, di antaranya bantuan kursi roda lansia dan disabilitas, bantuan permakanan lansia dan disabilitas, bantuan kaki palsu dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, hingga bantuan sosial dari Sentra Margolaras Pati berupa perlengkapan sekolah, nutrisi, kursi roda medis, pampers lansia, serta bantuan usaha ekonomi produktif bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Plt. Kepala DinsosP2PA Kabupaten Demak dalam laporannya menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting serta perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima manfaat, khususnya orang tua agar lebih memperhatikan asupan gizi dan tumbuh kembang anak. (red-kmf/apj/ist)