Workshop Edukasi Bahaya Rokok Elektrik di MAN Demak, Dorong Terbentuknya Generasi Anti Rokok

DEMAK – Dinkesda Demak menyelenggarakan Workshop Edukasi Bahaya Merokok Elektrik di Institusi Pendidikan dalam rangka pemberdayaan kesehatan pada Jum’at, 31 Juli 2026 pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula MAN Demak. Kegiatan ini diikuti oleh Waka Kesiswaan MAN Demak, Programer KTR Dinkesda, Promkes Puskesmas Wonosalam II, Programer KTR Puskesmas Wonosalam II, serta para siswa MAN Demak.

Workshop ini merupakan upaya promotif dan preventif yang dilakukan untuk melindungi generasi muda dari bahaya rokok elektrik yang semakin marak di kalangan remaja. Kegiatan ini menghadirkan edukasi berbasis ilmiah terkait dampak rokok elektrik terhadap kesehatan, disertai simulasi sederhana yang memberikan gambaran nyata risiko yang dapat ditimbulkan.

Programer KTR Dinkesda Demak Sofiyatun, S.KM menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan pendidikan.
“Melalui workshop ini, kami ingin memberikan pemahaman yang benar kepada siswa mengenai bahaya rokok elektrik serta mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah”, ujarnya.

Sementara itu, Waka Kesiswaan MAN Demak Ibu Yanuar Ika menambahkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat.
“Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh siswa agar mereka lebih sadar akan dampak rokok elektrik dan mampu menolak pengaruh negatif di lingkungan sekitarnya”, ungkapnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya Duta Anti Rokok di lingkungan sekolah sebagai upaya memperkuat peran siswa dalam kampanye hidup sehat. Diharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran generasi muda untuk menerapkan perilaku hidup sehat sejak dini serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang bebas dari rokok.

Dengan adanya kegiatan ini, Dinkesda Demak terus berkomitmen dalam melindungi generasi muda serta mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan produktif di masa depan. (Kesmas_Promkes PM)