Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Penyimpanan, Perawatan, Pelestarian, dan Pendaftaran Naskah Kuno

DEMAK – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Penyimpanan, Perawatan, Pelestarian, dan Pendaftaran Naskah Kuno pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga serta melestarikan naskah kuno sebagai warisan budaya dan sumber pengetahuan sejarah.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa naskah kuno memiliki nilai historis, budaya, serta ilmu pengetahuan yang sangat penting bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif masyarakat dalam menjaga keberadaan naskah kuno agar tidak rusak, hilang, maupun punah seiring perkembangan zaman.

Beliau juga menegaskan bahwa pelestarian naskah kuno tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama para pemilik maupun pengelola naskah kuno yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Demak.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber yang ahli di bidang pelestarian dan pengelolaan naskah kuno. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pengetahuan mengenai tata cara penyimpanan yang baik, teknik perawatan dan pelestarian naskah kuno, hingga prosedur pendaftaran naskah kuno sebagai upaya perlindungan dan pendataan aset budaya yang dimiliki masyarakat.

Para narasumber juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik naskah melalui pengaturan suhu dan kelembapan ruang penyimpanan, penggunaan bahan pelindung yang tepat, serta penanganan yang hati-hati untuk mencegah kerusakan. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai manfaat pendaftaran naskah kuno guna mendukung pendokumentasian dan pelestarian warisan budaya secara berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh masyarakat, pegiat budaya, serta pihak-pihak yang memiliki perhatian terhadap keberadaan naskah kuno. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian naskah kuno semakin meningkat sehingga warisan budaya bangsa dapat tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. (perpusar)