Sinkronisasi Pembangunan Infrastruktur Kawasan Terdampak Rob

DEMAKBertempat di Ruang pertemuan DINPUTARU Kab. Demak, Dinas Perkim mengikuti kegitan Sinkronisasi Pembangunan Infrastruktur Pada Kawasan Terdampak Rob Di Kabupaten Demak dalam rangka pelaksanaan Proyek Perubahan Strategi Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur Dengan Pendekatan Incremental Planning pada Kawasan Terdampak Rob.

Kegiatan dihadiri oleh Perangkat Daerah di Kecamatan Sayung yang wilayahnya terdampak rob, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Tim Kotaku Kab. Demak, Selasa 12 April 2022,

Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Akhmad Sugiharto, S.T. M.T menyampaikan paparan rancangan proyek perubahan strategi kolaborasi pembangunan infrastruktur dengan pendekatan incremental planning pada kawasan terdampak rob.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi daerah yang terdampak rob lewat pembangunan infrastruktur. Strategi yang akan dilaksanakan berupa kolaborasi pembangunan infrastruktur oleh berbagai stakeholders melalui pendanaan Dana Desa, CSR, APBD, APBD Provinsi, APBN maupun dana lainnya di Kabupaten Demak”, kata Akhmad Sugiharto.

Pada kesempatan itu bidang kawasan permukiman Dinperkim menyampaikan usulan kegiatan Tahun 2022 yaitu 108 titik kegiatan 2022 di Kecamatan Sayung yang terdampak rob. Sedangkan di tahun 2023 diantaranya Hibah sarana persampahan dari Disperakim Provinsi 2022 berupa 10 unit motor sampah untuk Desa Sidogemah.

Selain itu diusulkan pula pendanaan untuk menata Infrastruktur di Kawasan Kumuh Sidogemah, sebesar 8 Milyar rupiah dan Penataan Infrastruktur di Kawasan Kumuh Sayung-C, sebesar 9 Milyar rupiah. (Dinperkim/Lisa)