Perpustakaan Demak Gelar Pelatihan Digital Marketing di TikTok, Dorong Masyarakat Kuasai Pemasaran Era Digital

DEMAK — Senin, 11 Agustus 2025 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak menggelar Pelatihan Digital Marketing di Platform TikTok sebagai bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, pelajar, hingga masyarakat umum yang tertarik mengembangkan pemasaran digital.

Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak dengan dukungan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang turut menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang pemasaran digital.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Agung Hidayanto, S.Sos., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan:

“Di era serba digital ini, kemampuan memasarkan produk atau jasa secara online menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. TikTok bukan hanya media hiburan, tapi juga platform yang sangat potensial untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali masyarakat Demak agar tidak hanya menjadi penonton di dunia digital, tetapi juga pelaku yang produktif dan kreatif. Perpustakaan tidak hanya hadir untuk menyediakan buku, tetapi juga membuka akses pengetahuan, keterampilan, dan peluang ekonomi bagi semua lapisan masyarakat. Kami berterima kasih kepada BRI yang telah mendukung dan menghadirkan narasumber inspiratif dalam kegiatan ini”.

Materi pelatihan difokuskan pada strategi pemasaran melalui TikTok, meliputi:

  • Membuat konten kreatif dan menarik sesuai target audiens.
  • Teknik storytelling visual untuk membangun brand.
  • Pemanfaatan fitur iklan TikTok Ads untuk meningkatkan jangkauan.
  • Tips meningkatkan interaksi dan followers secara organik.
  • Analisis performa konten melalui TikTok Analytics.

Narasumber yang dihadirkan melalui dukungan BRI adalah praktisi digital marketing yang telah berpengalaman membantu banyak UMKM sukses memasarkan produknya di media sosial. Peserta juga diajak langsung mempraktikkan pembuatan video singkat, mulai dari proses ide, pengambilan gambar, editing, hingga publikasi.

Selain pelatihan teknis, BRI juga memberikan edukasi singkat mengenai tren pemasaran digital dan peluang bisnis di era media sosial, sehingga peserta memiliki perspektif yang lebih luas untuk mengembangkan usaha mereka.

Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. Salah satu pelaku UMKM yang hadir mengungkapkan rasa senangnya:

“Saya biasanya hanya jualan lewat WhatsApp dan Instagram. Setelah ikut pelatihan ini, saya jadi paham kalau TikTok bisa jadi pasar besar. Apalagi tadi diajarkan cara membuat video yang menarik dan gampang diikuti”.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program literasi yang relevan dengan perkembangan zaman, serta membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup melalui keterampilan digital.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan foto bersama, disertai ajakan untuk terus memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar, berkreasi, dan berjejaring. (perpusar)