Pendampingan Bumil Resti di Puskesmas Mranggen 3, Upaya Nyata Turunkan AKI dan AKB Mranggen Upaya Nyata Turunkan AKI AKB

DEMAK – Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) bersama Puskesmas Mranggen 3 melaksanakan kegiatan Pendampingan Bumil Resti (Ibu Hamil Risiko Tinggi) pada Selasa, 3 Juni 2025, bertempat di Aula Puskesmas Mranggen 3.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kepala Puskesmas Mranggen 3, Programer Ibu dari Dinkesda, Bidan Koordinator, serta Bidan Desa dari wilayah kerja Puskesmas Mranggen 3. Sebanyak 20 orang ibu hamil dengan risiko tinggi turut menjadi peserta utama dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya Programer Ibu, Dian Yulianti, S.SiT, menyampaikan pentingnya pemantauan dan edukasi yang intensif kepada ibu hamil risiko tinggi. Hal ini sebagai bentuk preventif terhadap potensi komplikasi kehamilan dan persalinan yang dapat membahayakan ibu dan janin.

Kegiatan pendampingan ini meliputi edukasi tentang tanda bahaya kehamilan, persalinan, dan nifas, serta sosialisasi pentingnya Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Ibu hamil didorong untuk lebih aktif dalam memperhatikan isian dan informasi dalam Buku KIA sebagai bentuk keterlibatan langsung dalam menjaga kesehatannya.

“Bumil Resti memerlukan perhatian khusus. Dengan edukasi yang tepat dan pendampingan yang konsisten, kita berharap angka komplikasi dan kematian bisa ditekan,” ujar salah satu bidan koordinator dalam sesi penyuluhan.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan Tim Kerja Kesehatan Keluarga-Gizi, sebagai bentuk sinergi antarprogram untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Dengan adanya pendampingan seperti ini, diharapkan kesadaran ibu hamil terhadap kondisi kesehatannya meningkat, serta mampu mendeteksi dini potensi risiko, sehingga kehamilan dapat berlangsung aman dan sehat hingga proses persalinan. (Kesmas_Promkes PM)