Pemkab Demak Bersama BSSN Perkuat Keamanan Tiga Aplikasi Layanan Publik

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat keamanan sistem informasi guna mendukung pelayanan publik yang lebih optimal. Melalui  IT Security Assessment (ITSA) terhadap tiga aplikasi berbasis website, meliputi Satu Data Demak, JDIH Kabupaten Demak, dan Desa Waskita.

Dalam pertemuan Kick Off Meeting IT Security Assessment Sekretaris Dinas Kominfo, Tri Edy Utomo, di Ruang Rapat Smart City, menjelaskan bahwa ITSA merupakan proses identifikasi kerentanan dan penilaian risiko terhadap sistem aplikasi, website, serta infrastruktur jaringan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mengoptimalkan kinerja internal pemerintah.Senin (6/7/26).

“ITSA merupakan langkah strategis dan proaktif untuk mengidentifikasi serta memetakan kerentanan pada infrastruktur, aplikasi, dan sistem. Melalui kegiatan ini, kita dapat mengukur kepatuhan terhadap standar keamanan nasional maupun internasional, sekaligus menyusun strategi mitigasi risiko yang lebih kuat, terukur, dan tepat sasaran guna menjaga integritas data organisasi”, ujar Tri Edy.

Sedangkan Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Andy Kurniawan, mengatakan pelaksanaan ITSA menjadi wujud sinergi yang baik antara Dinkominfo dan BSSN dalam memperkuat keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak.

Dirinya menyebutkan, pelaksanaan ITSA tahun ini merupakan edisi kedelapan sejak pertama kali dilaksanakan pada 2017. Hingga 2026, sebanyak 30 aplikasi milik Pemerintah Kabupaten Demak telah menjalani proses asesmen keamanan.

Andy berharap hasil asesmen tersebut dapat meningkatkan keamanan aplikasi yang digunakan pemerintah daerah sehingga kinerjanya semakin optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Tim BSSN, Aeni Jamalia, menjelaskan bahwa layanan IT Security Assessment meliputi identifikasi kerentanan serta pemberian rekomendasi perbaikan berdasarkan temuan celah keamanan pada sistem elektronik, baik website, API, aplikasi Android dan iOS, jaringan, maupun server.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk melaksanakan pengujian ini. Selain mengidentifikasi kerentanan, kami juga akan memberikan rekomendasi solusi dan langkah-langkah pengamanan yang dapat diterapkan”, pungkasnya. (red-kmf/ist)