Pemberdayaan Perempuan Ciptakan Kemandirian Yang Berkelanjutan
YOGYAKARTA - Pemberdayaan yang ditujukan kepada perempuan adalah bentuk menumbuhkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam pekerjaan di samping bidang domestik. Pemberdayaan perempuan lekat dengan bagaimana menjadikan perempuan dapat berdiri sendiri sebagai salah satu pelaku kegiatan ekonomi. Demikian disampaikan Paulus Mujiran, S.Sos, MSi saat menjadi narasumber pada Pelatiahn Pengembangan Kegiatan Masyarakat Untuk Peningkatan Kualitas Keluarga di Hotel Sagan Heritage Yogyakarta, Jum’at (23/09/2022).
“Pemberdayaan dilakukan kepada perempuan sebagai penerima manfaat karena perempuan memainkan peran vital dalam masyarakat dan memiliki kemampuan sama halnya dengan laki-laki dalam bidang ekonomi”, kata Paulus.
Dia menambahkan, program-program pemberdayaan banyak diberikan pada perempuan untuk menciptakan kesempatan kerja dan kemandirian perempuan. Pemberdayaan lebih banyak ditargetkan kepada perempuan untuk menciptakan kemandirian yang berkelanjutan dan menghapuskan ketergantungan.
“Pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan adalah pilihan tepat untuk menggerakkan masyarakat agar tidak terjebak dalam ketergantungan pada bantuan sosial”, jelasnya.
Lebih lanjut Paulus juga menambahkan, seseorang yang dientaskan dari kemiskinan harus diberdayakan untuk mengatasi kemiskinan secara permanen. Pemberdayaan dapat mencegah seseorang miskin secara permanen karena memiliki tanggung jawab dan kesempatan besar untuk melanjutkan kegiatan perekonomian.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinsosp2pa Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si dan Sekretaris dinas Arief Sudaryanto, S.Sos. beserta OPD terkait di Kabupaten Demak (dinsosp2pa)
