Monitoring dan Evaluasi UKPP/Poskestren Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Santri di Ponpes Da’watul Haq

DEMAK — Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan santri terus dilakukan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui kegiatan monitoring dan evaluasi Usaha Kesehatan Pesantren (UKPP) atau Poskestren. Pada Jumat (05/12/2025), tim dari Bidang Kesehatan Masyarakat, Subid Promosi Kesehatan, bersama Programer Poskestren Puskesmas Bonang I dan Bidan Desa Karangrejo melaksanakan monev langsung di Pondok Pesantren Da’watul Haq, Desa Karangrejo.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program UKPP/Poskestren berjalan sesuai standar dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan santri. Monev dilakukan mulai dari peninjauan sarana kesehatan, kelengkapan administrasi, pencatatan kasus, hingga evaluasi intervensi kesehatan yang sudah dilaksanakan.

Menurut Programer Poskestren Puskesmas Bonang I, Eni Dewi S, S.KM. kegiatan monev tidak hanya bersifat penilaian, namun juga pendampingan untuk perbaikan kualitas layanan.

“Monitoring ini membantu kami melihat apakah kegiatan sudah berjalan sesuai tujuan. Data yang kami kumpulkan menjadi dasar untuk menyusun tindak lanjut agar pelayanan kesehatan santri semakin optimal”, ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Bidan Desa Karangrejo, yang menekankan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan dan pengurus pesantren.

“Santri adalah kelompok yang membutuhkan pembinaan kesehatan secara berkelanjutan. Melalui evaluasi rutin seperti ini, kami dapat mengetahui kebutuhan riil di lapangan dan memberikan dukungan yang tepat”, jelasnya.

Sementara itu, Programer UKPP/Poskestren Yanuar Ika Rahmawati, SKM dari Subid Promkes Bidang Kesmas, menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran poskestren sebagai ujung tombak kesehatan di lingkungan pesantren.

“Monev ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan Poskestren menjadi sarana yang betul-betul hidup dan digunakan, sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat menjadi budaya di pesantren”, tambahnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, diharapkan UKPP/Poskestren mampu meningkatkan efektivitas program, memperbaiki sistem pelaporan, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh pengurus pesantren maupun tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas. (Kesmas_Promkes PM)