Monev Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Mijen : Upaya Tingkatkan Efektivitas Program Kesehatan
DEMAK — Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemberdayaan Masyarakat di tiga lokasi strategis di wilayah Kecamatan Mijen, yaitu Puskesmas Mijen I, MI Al Islam Mijen, dan Pondok Pesantren Geneng Mijen, pada Jumat (28/11).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat berjalan secara optimal, terukur, serta memberi dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Tim gabungan yang terdiri dari Puskesmas Mijen I, Tim UKS MI Al Islam Mijen, dan Tim Promosi Kesehatan (Promkes) Dinas Kesehatan melakukan visitasi langsung ke lokasi kegiatan. Selama proses monev, tim menggali berbagai isu dan tantangan yang dihadapi pelaksana program, sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan.
“Monitoring dan evaluasi sangat penting untuk melihat sejauh mana program pemberdayaan masyarakat dijalankan sesuai standar, sekaligus memahami hambatan di lapangan agar dapat dirumuskan solusi efektif”, ujar salah satu anggota tim Promkes.
Program pemberdayaan masyarakat sendiri menjadi salah satu strategi kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun komunitas pesantren.
Dari hasil diskusi dan tinjauan lapangan, kegiatan monev ini memberikan gambaran yang lebih jelas bagi petugas mengenai kondisi riil pelaksanaan program. Informasi tersebut menjadi dasar penting dalam memperkuat:
- Perencanaan program kesehatan yang lebih adaptif dan responsif,
- Peningkatan kapasitas kader dan pelaksana program,
- Pendampingan kesehatan di lingkungan sekolah dan pesantren,
- Penyelarasan kegiatan UKS dan pemberdayaan komunitas dengan standar nasional.
Dengan pemetaan masalah yang tepat, program pemberdayaan masyarakat diharapkan akan memberikan hasil yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.
Sebagai instansi pelaksana, Bidang Kesmas Subid Promkes menegaskan bahwa kegiatan monev seperti ini akan terus digalakkan demi memastikan inovasi dan program kesehatan berbasis masyarakat tetap berjalan efektif dan memberikan manfaat luas.
“Kami ingin memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Monev bukan hanya evaluasi, tetapi juga ruang memperkuat kolaborasi lintas sektor”, jelas perwakilan Subid Promkes.
Dengan terlaksananya kegiatan Monev Pemberdayaan Masyarakat di wilayah Mijen, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap program-program kesehatan di masyarakat dapat semakin efektif, partisipatif, dan berkelanjutan. Upaya bersama ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Demak yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya. (Kesmas_Promkes PM)
