Monev CKG di Mlaten dan RSI NU Demak, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Masyarakat

DEMAK — Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Cek Kesehatan Gratis (CKG) di dua lokasi, yakni RSI NU Demak dan Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Rabu (08/04).

Kegiatan ini melibatkan lintas tim , antara lain Tim Talkesmas Keswa, Tim P2PTM, Tim Farmamin, Tim Yankes, serta Puskesmas Wonosalam 1 dan 2, serta Puskesmas Mijen 1.

Di Desa Mlaten, kegiatan CKG menyasar 100 orang dengan capaian pemeriksaan sebanyak 91 orang. Hasil skrining menunjukkan berbagai temuan penyakit tidak menular dan kondisi kesehatan lainnya, di antaranya hipertensi (38 kasus), diabetes melitus (14 kasus), osteoartritis (13 kasus), dispepsia (8 kasus), low back pain (7 kasus), ISPA (5 kasus), serta beberapa kondisi lain seperti katarak, vertigo, asma, dan gangguan kesehatan jiwa. Sebanyak 7 orang dirujuk untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Sementara itu, pelaksanaan CKG di RSI NU Demak memiliki sasaran sebanyak 398 orang, dengan capaian hari pertama sebanyak 200 orang yang telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan.

Melalui kegiatan monev ini, tim tidak hanya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, tetapi juga melakukan identifikasi faktor risiko kesehatan di masyarakat, mendeteksi kondisi pra-penyakit, serta menemukan kasus penyakit secara dini guna mencegah keparahan lebih lanjut.

Perwakilan Dinkesda menyampaikan bahwa kegiatan CKG merupakan langkah strategis dalam meningkatkan upaya promotif dan preventif di masyarakat.

“Dengan deteksi dini melalui CKG, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat”, ujarnya.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak terus berkomitmen memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (Kesmas_Promkes PM)