Kunjungan Lokasi Hybrid Engineering Desa Timbulsloko

DEMAK – Kunjungan lapangan bersama Pemkab Demak, Tim JICA dan BBWS Pemali Juana dilakukan untuk melihat perkembangan penerapan Hybrid Engineering (HE) sebagai upaya pengendalian abrasi dan rehabilitasi pesisir di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jumat, 26 Juni 2026.

Berdasarkan berbagai penelitian, Desa Timbulsloko merupakan salah satu wilayah pesisir yang mengalami abrasi dan banjir rob cukup parah. Penerapan Hybrid Engineering berupa bangunan permeabel yang menyerupai fungsi akar mangrove terbukti mampu mengurangi energi gelombang, meningkatkan pengendapan sedimen, dan menciptakan kondisi yang lebih baik bagi pertumbuhan mangrove. Keberhasilan metode ini tetap memerlukan pemeliharaan struktur serta rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan.

JICA (Japan International Cooperation Agency), yaitu badan kerja sama internasional Pemerintah Jepang yang mendukung pembangunan di berbagai negara melalui bantuan teknis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penelitian, serta pembiayaan proyek infrastruktur dan lingkungan.

Kesimpulan Hasil Kunjungan menunjukkan bahwa Hybrid Engineering di Timbulsloko menjadi salah satu pendekatan berbasis alam yang efektif untuk mendukung pemulihan kawasan pesisir, meskipun keberlanjutannya bergantung pada pemeliharaan struktur, penanaman mangrove, dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta mitra pembangunan. (lutkan)