Iringan Sholawat Menggema!Soutun Nada Turut Semarakan Prosesi Tumpeng Songo
DEMAK – Semarak tradisi Iring-iringan Tumpeng Songo dalam rangkaian Grebeg Besar Demak 2026 semakin terasa meriah dengan hadirnya grup rebana Soutun Nada yang turut ambil bagian menghibur masyarakat, Selasa (26/5/26). Penampilan mereka sukses menarik perhatian warga yang memadati kawasan depan pelataran pintu masuk Masjid Agung Demak untuk menyaksikan jalannya prosesi budaya religius tersebut.
Alunan musik rebana yang dibawakan Soutun Nada menghadirkan suasana syahdu sekaligus penuh semangat. Dengan membawakan lantunan sholawat dan irama khas pesisiran, penampilan mereka mampu menambah kekhidmatan serta kemeriahan tradisi yang telah menjadi warisan budaya masyarakat Demak turun-temurun.
Kehadiran Soutun Nada menjadi salah satu bentuk kontribusi generasi muda dalam melestarikan seni budaya islami yang telah lama tumbuh dan berkembang di Kota Wali. Tradisi Tumpeng Songo sendiri merupakan bagian penting dari rangkaian Grebeg Besar Demak yang sarat akan nilai religius, budaya, serta penghormatan terhadap perjuangan Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini menyampaikan apresiasi positif atas keterlibatan Rebana Soutun Nada dalam memeriahkan prosesi tersebut. Menurutnya, kehadiran kelompok rebana seperti Soutun Nada menjadi bukti bahwa generasi muda Demak masih memiliki kepedulian besar terhadap pelestarian budaya dan tradisi religi daerah.
“Partisipasi Rebana Soutun Nada memberikan warna tersendiri dalam rangkaian Iring-iringan Tumpeng Songo. Kehadiran mereka bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya menjaga dan melestarikan kesenian islami khas Demak agar tetap dicintai generasi masa kini”, ujar Endah.
Ia juga berharap keterlibatan komunitas seni rebana dalam event budaya daerah dapat terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata religi Kabupaten Demak di masa mendatang. (Dinparta/jm)
