DLH Kabupaten Demak Promosikan Proyek Investasi Pengolahan Sampah Menjadi RDF pada Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 di Bali
DEMAK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak turut berpartisipasi dalam kegiatan Promosi Investasi pada Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 yang diselenggarakan di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Bali pada tanggal 14–16 Juli 2026. Forum nasional ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong percepatan investasi di sektor energi bersih dan pembangunan berkelanjutan.
Pada hari kedua pelaksanaan, Rabu, 15 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Lingkungan Hidup menampilkan showcase proyek investasi “Pengolahan Sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF)” sebagai salah satu proyek unggulan daerah yang berpotensi menarik minat investor. Proyek ini merupakan inovasi pengelolaan sampah yang mengubah sampah bernilai kalor menjadi bahan bakar alternatif bagi industri, sehingga mampu mengurangi timbunan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus mendukung pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.
Keikutsertaan Kabupaten Demak dalam ajang Indonesia Solar Summit 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi investasi sektor persampahan kepada calon investor nasional maupun internasional. Melalui promosi ini diharapkan terbangun kolaborasi dan kemitraan strategis dalam percepatan pembangunan fasilitas RDF yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan pengelolaan sampah, memperkuat ekonomi sirkular, serta mendukung target pengurangan emisi gas rumah kaca.
Selain menjadi sarana promosi investasi, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi DLH Kabupaten Demak untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring kerja sama, dan mempelajari berbagai inovasi dalam pengelolaan energi bersih dan teknologi lingkungan yang dapat diimplementasikan di Kabupaten Demak.
Dengan keikutsertaan dalam Indonesia Solar Summit 2026, Pemerintah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemanfaatan sumber daya, sekaligus membuka peluang investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi daerah. (lh)
