Dinkesda Demak Gelar Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan IMS di MA YPKM Sultan Fatah Jungpasir
DEMAK – Upaya pencegahan penularan HIV-AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) terus digencarkan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak. Pada Rabu (27/8/2025), bertempat di MA YPKM Sultan Fatah Jungpasir Wedung, dilaksanakan Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan IMS yang diikuti oleh 35 siswa.
Kegiatan ini melibatkan Tim P2PM dan PL Program HIV, Dokter Puskesmas, Tim HIV Puskesmas Wedung II, KPA Demak, serta pihak sekolah.
Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan promosi kesehatan di 27 lokus yang tersebar di 27 puskesmas di Kabupaten Demak. MA YPKM Sultan Fatah menjadi lokasi ke-27 sekaligus penutup kegiatan sosialisasi tahun 2025.
Menurut penjelasan Tim Program HIV-AIDS IMS Dinkesda Demak, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa sudah ditemukan kasus HIV pada kelompok remaja.
“Remaja merupakan kelompok yang sangat rentan, karena masih dalam tahap pencarian jati diri dan sering terpapar informasi yang belum tentu benar. Edukasi ini penting agar mereka tahu cara pencegahan dan tidak terjebak dalam perilaku berisiko”, ungkap Nurbarokah, SKM.
Sementara itu, perwakilan KPA Demak menegaskan bahwa sosialisasi lintas sektor ini adalah upaya kolektif untuk menekan angka kasus baru HIV di Kabupaten Demak.
“Melalui kerjasama dengan sekolah, kita ingin siswa menjadi agen informasi, menyebarkan pesan positif kepada teman sebaya, keluarga, dan lingkungan sekitar”, jelasnya.
Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab. Pihak sekolah pun menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya pembinaan kesehatan remaja.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena menjaga kesehatan siswa berarti juga melindungi masa depan mereka”, ujar Kepala MA YPKM Sultan Fatah Jungpasir.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap pengetahuan siswa mengenai HIV-AIDS dan IMS semakin meningkat, sehingga mereka mampu melindungi diri sekaligus berperan dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut di masyarakat. (Kesmas_Promkes PM)
