Dinas Kesehatan Demak Monitor Pos Kesehatan Di Wilayah Terdampak Banjir

DEMAK – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) melaksanakan monitoring dan evaluasi Pos Kesehatan di sejumlah wilayah terdampak banjir, Senin, 19 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, serta Desa Ketanjung dan Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, yang hingga saat ini masih mengalami genangan banjir dengan ketinggian air rata-rata mencapai 50 sentimeter.

Banjir yang masih terjadi di beberapa wilayah tersebut berdampak pada meningkatnya angka kesakitan masyarakat, sehingga diperlukan keberadaan Pos Kesehatan sebagai upaya penanganan awal dan pencegahan masalah kesehatan lanjutan di lokasi terdampak.

Tim yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari:

  • Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak
  • Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi
  • Kepala Puskesmas Karanganyar I
  • Tim Medis Puskesmas Karanganyar I
  • Tim Medis Puskesmas Mijen I

Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan kesehatan, ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, serta mengidentifikasi kendala dan permasalahan di lapangan yang dihadapi oleh petugas Pos Kesehatan selama penanganan warga terdampak banjir.

Kepala Bidang P2P Dinkesda Kabupaten Demak Heri Winarno, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal meskipun dalam kondisi darurat.

“Monitoring ini penting untuk memastikan Pos Kesehatan benar-benar berfungsi optimal, baik dari sisi tenaga, sarana, maupun pelayanan kepada masyarakat. Dengan evaluasi langsung di lapangan, kami dapat segera menindaklanjuti kendala yang dihadapi petugas maupun kebutuhan warga terdampak banjir”, ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang responsif kepada masyarakat, khususnya pada situasi bencana alam seperti banjir.

Koordinasi lintas sektor serta keterlibatan aktif Puskesmas di wilayah terdampak diharapkan mampu meminimalkan risiko penyakit pascabanjir dan menjaga kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau. (Kesmas_Promkes PM)