Bupati Demak Awali Rangkaian Grebeg Besar 2026 dengan Pisowanan di Kadilangu
DEMAK – Mengawali rangkaian kegiatan Grebeg Besar Tahun 2026, Bupati Demak Eisti’anah bersama jajaran Forkopimda melaksanakan silaturahmi melalui tradisi Pisowanan di Kasepuhan Kadilangu, yang berlangsung di Pendopo Notobratan, Senin (4/5/26).
Pisowanan yang telah menjadi tradisi menjelang Grebeg Besar ini membahas sejumlah hal pokok, khususnya terkait pelaksanaan Penjamasan Pusaka peninggalan Sunan Kalijaga yang dijadwalkan pada 10 Zulhijah atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha mendatang.
Rombongan Bupati Demak disambut langsung oleh Sesepuh Kadilangu, Raden Muhammad Cahyo Iman Santoso, beserta keluarga ahli waris.
Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung lancar dan menjadi simbol pelestarian nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Ini merupakan tradisi tahunan untuk meminta doa restu kepada para sesepuh di Kadilangu sebagai persiapan menuju kegiatan Grebeg Besar saat Idul Adha”, ujarnya seusai kegiatan Pisowanan.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Demak berkomitmen untuk menjaga pakem tradisi yang telah ada, sekaligus menghadirkan inovasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Ada inovasi sebagai pembeda setiap tahun, namun pakem tradisi yang sudah ada tetap dijalankan”, tambahnya.
Sementara itu, Sesepuh Kadilangu, Raden Muhammad Cahyo Iman Santoso, menyambut baik kedatangan Bupati beserta jajaran Forkopimda. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan pisowanan awal dalam rangkaian kegiatan Grebeg Besar. “Nantinya juga akan ada pisowanan balasan”, jjelasnya.
Ia juga mengungkapkan, sejumlah agenda budaya lain akan turut menyemarakkan Grebeg Besar, di antaranya partisipasi tradisi dari Keraton Surakarta serta kegiatan ancak-an pada malam takbiran yang rencananya akan dihadiri perwakilan dari Demak. (red-kmf/ist)
