BPBD Demak Tanamkan Budaya Sadar Bencana kepada Pelajar melalui MPLS di Tiga Sekolah

DEMAK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana di kalangan pelajar melalui kegiatan edukasi kebencanaan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Pada Selasa (15/7/2026), BPBD Kabupaten Demak melaksanakan penyampaian materi kesiapsiagaan bencana di SMA Negeri 1 Wedung, melakukan pendampingan kegiatan MPLS di MTs NU Raudlatut Thalabah (RAUM) Wedung, serta memberikan materi kebencanaan kepada peserta didik SMP Plus Latansa.

Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik baru dengan pengetahuan mengenai potensi bencana yang ada di wilayah Kabupaten Demak, sekaligus menanamkan budaya kesiapsiagaan sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan berbagai jenis bencana, langkah-langkah mitigasi, tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana, serta pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, BPBD Kabupaten Demak mengajak para peserta didik untuk berperan aktif dalam membangun budaya sadar bencana melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif. Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi dan bertanya mengenai berbagai kondisi kebencanaan yang mungkin dihadapi di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka.

Melalui kegiatan edukasi ini, BPBD Kabupaten Demak berharap para pelajar tidak hanya memahami dasar-dasar penanggulangan bencana, tetapi juga mampu menerapkan sikap tanggap dan menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan pengetahuan kebencanaan kepada keluarga, teman, dan masyarakat di sekitarnya. Sekolah sebagai lingkungan pendidikan diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk generasi yang memiliki budaya siap siaga terhadap potensi bencana. (bpbd)