Bimtek Literasi Informasi untuk Guru : Literasi Informasi untuk Mendukung Pembelajaran Abad 21 di Sekolah
DEMAK – Guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Informasi untuk Guru, yang dilangsungkan pada Rabu, 6 Agustus 2025 bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak.
Mengangkat tema :
“Literasi Informasi untuk Mendukung Pembelajaran Abad 21 di Sekolah”,
kegiatan ini bertujuan membekali para guru dengan keterampilan dalam mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara efektif untuk pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berbasis teknologi.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Bapak Agung Hidayanto, S.Sos., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan:
"Transformasi pendidikan di era digital tidak bisa dilepaskan dari kemampuan literasi informasi. Guru sebagai ujung tombak pembelajaran harus mampu menjadi pendidik sekaligus fasilitator informasi yang dapat memfilter, menyaring, dan menyajikan sumber-sumber belajar yang tepat bagi siswa. Literasi informasi bukan hanya soal mencari informasi, tetapi bagaimana mengolahnya menjadi ilmu yang bermanfaat. Kami berharap bimtek ini bisa menjadi awal bagi penguatan sinergi antara sekolah dan perpustakaan dalam menciptakan ekosistem belajar yang produktif dan cerdas."
Kegiatan bimtek ini diikuti oleh puluhan guru dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di wilayah Kabupaten Demak. Materi yang disampaikan mencakup:
- Konsep literasi informasi dan keterkaitannya dengan kurikulum abad 21
- Strategi pemanfaatan sumber informasi digital dan perpustakaan sebagai pusat belajar
- Penggunaan media informasi sebagai alat bantu pembelajaran
- Praktik penyusunan materi ajar berbasis sumber informasi yang valid dan relevan
Selama bimtek berlangsung, para guru tampak antusias mengikuti sesi paparan materi, diskusi kelompok, dan praktik langsung penyusunan modul pembelajaran berbasis informasi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi antarpendidik untuk saling berbagi pengalaman dan ide kreatif dalam mengintegrasikan literasi informasi ke dalam proses belajar-mengajar.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru mampu menjadi agen transformasi pendidikan yang siap menghadapi tantangan global melalui pembelajaran berbasis literasi dan informasi yang bertanggung jawab, kritis, serta berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi siswa. (perpusar)
