80 Orang Lintas Umat Beragama Mengikuti Donor Darah FKUB Demak
DEMAK - Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. Hadiri dan Buka Secara Resmi Kegiatan Donor Darah di Gedung Grhadika Bina Praja, Selasa, (22/11/2022). Acara tersebut turut diikuti 80 peserta lintas umat agama.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Demak KH. Ali Makhsun, M.S.I, Pj. Sekda Demak, Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Demak,
Bupati Eisti dalam sambutannya mengatakan, Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Donor darah dapat memperbaharui sel darah dengan memacu pertumbuhan sel darah baru, sehingga pendonor akan merasa lebih bugar setelah melakukan kegiatan donor darah.
“Kita sadari bersama, penyediaan darah yang aman dan berkualitas membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, salah satunya dengan kegiatan donor darah seperti yang dilakukan saat ini”, terangnya.
“Oleh karenanya saya sampaikan terima kasih kepada FKUB Demak dan seluruh panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan kegiatan donor darah pada hari ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi momen bersama yang akan semakin mempererat jalinan kerukunan umat beragama di wilayah Kabupaten Demak. Untuk selalu mengingatkan kita akan arti pentingnya persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama”, tambahnya.
Selain itu, Bupati Eisti juga mengapresiasi para pendonor yang dengan setulus hati menyumbangkan darahnya demi kemanusiaan. Setiap tetes darah dari para pendonor akan sangat berarti bagi orang lain. Satu sumbangan darah dapat menyelamatkan nyawa orang lain.
Sementara itu Ketua FKUB Kabupaten Demak KH. Abdullah Syifa mengatakan, kegiatan kemanusiaan donor darah akan menjadi kegiatan rutin tahunan dan berkelanjutan.
Kegiatan donor yang diselenggarakan oleh FKUB tersebut juga bersinergi dengan umat lintas agama, sebagai wujud kerukunan dan bhakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kami mengangkat tema Rukun Dengan Donor Darah, karena memang melalui aksi-aksi kemanusiaan seperti ini tak ada sekat baik agama, suku maupun adat istiadat. Kita semua adalah saudara”, kata KH Abdullah Syifa yang juga Ketua Takmir Masjid Agung Demak. (Prokompim).
