Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal : Angkat Sejarah dan Kearifan Lokal Demak melalui Tulisan
DEMAK, Kamis, 17 April 2025 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan berbasis konten budaya lokal dengan tema “Menulis Konten Sejarah Desa dan Kearifan Budaya Lokal Demak”. Kegiatan ini akan berlangsung dalam tiga pertemuan, yaitu pada tanggal 17 April, 20 Mei, dan 17 Juni 2025.
Pertemuan perdana yang dilaksanakan hari ini dibuka secara resmi oleh Bu Mustoriah, yang mewakili Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Demak. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para peserta untuk belajar langsung dari para narasumber yang berkompeten dalam bidang sejarah dan kepenulisan, serta mampu menghasilkan karya tulis bertemakan budaya lokal Demak. “Selama tiga kali pertemuan ini, kami harap para peserta bisa menyerap ilmu yang diberikan dan mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan yang menggali sejarah dan budaya lokal Demak”, ujar Bu Mustoriah dalam sambutannya.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh tiga narasumber. Narasumber pertama, Bapak Setyo Nugroho, menyampaikan paparan mengenai sejarah Demak, mulai dari kejayaan Kesultanan Demak hingga ragam kekayaan budayanya. Beliau juga memperkenalkan kuliner khas Demak seperti kropoan, yang menjadi bagian penting dari identitas budaya lokal.
Sesi kedua diisi oleh Ibu Dian Nafiatul Awaliyah, seorang penulis buku yang berbagi pengalaman dan teknik dalam menulis buku. Ia menjelaskan proses kreatif dalam menemukan ide, membangun struktur tulisan, serta pentingnya menggali nilai-nilai lokal sebagai bahan utama penulisan.
Sesi terakhir disampaikan oleh Bapak Nurkhamid Akasah, yang mengupas secara mendalam tahapan penyuntingan naskah sebelum masuk proses pencetakan. Beliau menekankan pentingnya penyuntingan sebagai tahap penyempurnaan agar tulisan lebih siap dipublikasikan secara luas.
Sebagai penutup, para peserta diberi tugas untuk membuat karya tulis sepanjang minimal lima lembar dengan tema budaya lokal Demak. Karya-karya ini nantinya akan dibahas dan disempurnakan dalam pertemuan lanjutan pada Mei mendatang.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir karya-karya tulis dari peserta yang tidak hanya memperkaya literasi lokal, tetapi juga turut melestarikan sejarah dan kearifan budaya Demak melalui media tulisan. (perpusar)
