Sinkronkan Target PTM 2026, Dinkes Kabupaten Demak Koordinasi dengan Dinkes Provinsi Jawa Tengah

SEMARANG — Dalam rangka memperkuat sinkronisasi kebijakan dan pencapaian target Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Tahun 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan diikuti oleh unsur pengelola program dari kedua belah pihak. Hadir dalam kegiatan ini Program PTM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Subbagian Program, serta Ketua Tim P2PTM beserta tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Demak.

Koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat pemahaman teknis terkait arah kebijakan dan target program P2PTM Tahun 2026, khususnya dalam menghadapi tantangan peningkatan kasus penyakit tidak menular di masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa agenda strategis dibahas secara mendalam, antara lain capaian dan indikator Angka Bebas PTM, penetapan target sasaran program berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/920/2025 tentang Data Sasaran Penduduk, pengelolaan dan pemanfaatan BMHP, serta pembahasan perubahan DO (Drop Out) Obesitas pada program intervensi PTM. Selain itu, forum juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan berbagai hambatan di lapangan beserta alternatif tindak lanjut yang dapat diterapkan di daerah.

Ketua Tim P2PTM Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Karjono, S.KM., MM menyampaikan bahwa koordinasi ini sangat penting sebagai upaya memastikan program yang dijalankan di kabupaten sejalan dengan kebijakan dan target provinsi maupun nasional.

“Koordinasi ini menjadi langkah strategis agar pelaksanaan Program P2PTM di Kabupaten Demak lebih terarah, berbasis data sasaran yang valid, serta mampu menjawab tantangan peningkatan faktor risiko PTM di masyarakat”, ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Program PTM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menegaskan pentingnya sinergi lintas level pemerintahan dalam pengendalian penyakit tidak menular.

“Diperlukan keselarasan antara provinsi dan kabupaten/kota, baik dalam penetapan target, pelaporan, maupun intervensi program, sehingga upaya pengendalian PTM dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan”, jelasnya.

Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan Kabupaten Demak dapat mengoptimalkan perencanaan dan pelaksanaan Program P2PTM Tahun 2026 secara lebih terintegrasi, berbasis data, serta mampu meningkatkan capaian kinerja program dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. (Kesmas_Promkes PM)