105 Calon PMI Demak Ikuti Pelatihan Magang Jepang

DEMAK – Sebanyak 105 calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Demak dan sejumlah daerah di sekitarnya mengikuti pelatihan program pemagangan ke Jepang angkatan 2026. 105 peserta tersebut merupakan gabungan dari Kabupaten Demak dan sejumlah daerah di sekitarnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 peserta berasal dari Kabupaten Demak.

Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan, para peserta merupakan pendaftar yang telah lolos seleksi administrasi pada 2025 di Kabupaten Demak. Mereka kemudian mengikuti pelatihan pemagangan tingkat daerah yang dipusatkan di SMK Ganesha Gajah selama dua bulan.

“Jadi selama mengikuti pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran bahasa Jepang, tetapi juga dibekali pengetahuan mengenai budaya Jepang serta pembinaan kesehatan fisik dan mental, termasuk kedisiplinan”, kata Eisti’anah saat melakukan monitoring peserta calon PMI di SMK Ganesha, Kecamatan Gajah, Selasa (4/8/26).

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Demak akan terus menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat untuk melanjutkan program pelatihan dan pemagangan ke Jepang. Tentunya dengan program ini akan bisa mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Demak. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengalaman kerja di luar negeri.

Kepala Dinnakerind Agus Kriyanto mengatakan, program pemagangan ke Jepang tersebut merupakan program Kementerian Ketenagakerjaan. Nantinya, peserta yang dinyatakan lolos dalam proses pelatihan daerah akan dilanjutkan ke pelatihan nasional yang berlangsung di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan di Bekasi selama dua bulan.

“Setelah dinyatakan lulus pelatihan nasional, peserta akan diberangkatkan ke Jepang untuk bekerja di sejumlah perusahaan, di antaranya yang bergerak di bidang pengelasan dan pengecatan logam”, kata Agus.

Sementara , perwakilan Himawari Wilayah Jawa Tengah, Awin, mengatakan pihaknya akan merekrut langsung 15 peserta yang saat ini mengikuti pelatihan selama dua bulan di Kabupaten Demak.

“Hari ini, pimpinan perusahaan Himawari dari Jepang datang langsung ke SMK Ganesha Demak untuk menyeleksi peserta yang mengikuti pelatihan program pemagangan ke Jepang. Nantinya, akan dipilih 15 orang yang dianggap layak untuk dikirim ke Jepang”, ujarnya. (red-kmf/ist)