
Kecamatan Dempet memiliki luas 6.161 ha (6.87 persen dari luas Kabupaten Demak). Tanah di Kecamatan Dempet terdiri dari 3.439 ha tanah sawah dan 1.344 ha tanah kering. Jumlah penduduk di Kecamatan Dempet terdiri dari 27.778 jiwa laki-laki dan 27.895 jiwa perempuan sehingga total dari penduduk Kecamatan Dempet adalah 55.673 jiwa.
Disektor pertanian Kecamatan Dempet berpotensi untuk ditanamami tanaman padi, ketela pohon, ketela rambat, kacang hijau, dan kedelai. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2008 Kecamatan Dempet merupakan kecamatan yang menghasilkan kacang hijau terbesar di Kabupaten Demak dengan hasil produksi bersih 5.218 ton. Daerah /Desa di wilayah Kecamatan Dempet yang banyak dibudidayakan tanaman holtikultura antara lain Kedung Ori, Botosengon dan Jeruk Gulung. Diwilayah tersebut banyak ditanam cabe merah keriting dan buah semangka. Sedangkan di desa kuwu dan kedung ori banyak ditanam tanaman bawang merah. Hewan ternak yang dipelihara masyarakat Kecamatan Dempet antara lain sapi, kerbau, kuda, kambing, domba, kelinci, ayam ras, ayam kampung, itik, angsa, kalkun, dan puyuh.
Untuk sektor perikanan dan kelautan di Kecamatan Dempet tidak terdapat ikan laut basah tetapi hanya dibudidayakan ikan darat antara lain mujair, nila, dan lele. Produksi ikan lele di Kecamatan Dempet berdasar data dari Badan Pusat Statistik pada tahun 2008 adalah 2.028.732 ekor ikan lele (merupakan penghasil ikan lele terbesar urutan ke tiga di Kabupaten Demak). Sentra budidaya lele ada di desa Sidomulyo.
Produk dan barang yang dihasilkan dari industri besar/sedang, kecil, dan rumah tangga antara lain industri tempe, krupuk, roti, pakaian/konveksi dan anyaman bambu.