Empat desa di Kabupaten Demak akhirnya dapat melaksanakan pemilihan kepala desa (kades), Minggu (21/7) secara serentak. Desa yang menggelar pilkades itu meliputi Desa Wringinjajar Kecamatan Mranggen, Desa Sidoharjo Kecamatan Guntur, Desa Dempet Kecamatan Dempet dan Desa Karangrowo Kecamatan Wonosalam.

Pelaksanaan pilkades berlangsung cukup lancar tanpa kendala berarti. Kendati demikian, proses demokrasi tingkat lokal itu masih diwarnai politik uang. Besaran uang yang dibagi-bagi kepada konstituen berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu.

Di Desa Wringinjajar Mranggen, warga tempak berdesakan antre untuk memberikan hak pilih. Petugas linmas maupun aparat kepolisian turut membantu pengamanan pilkades. Petugas juga sesekali membantu pemilih yang sudah tua untuk menuju ke bilik suara.

Plt Kades Wringinjajar Soegiarto menuturkan, pilkades di desa yang berbatasan dengan Genuk Semarang ini dilakukan setelah BPD dan panitia pilkades terbentuk. “Alhamdulillah akhirnya pilkades bisa terlaksana,” ujarnya.

Salah seorang panitia pilkades Abdul Salim menambahkan, pilkades di desanya diikuti 5 calon. Yaitu, Eko Prayitno, Abdul Khafid, Sri Mulyani, Solehah dan Turmudi. “Persaingannya ketat. Dalam pilkades ini terdapat 5.385 warga yang memiliki hak pilih,” jelasnya.

Sementara pilkades di Desa Sidoharjo Kecamatan Guntur juga berlangsung meriah dengan dua kandidat meliputi Fauzi dan Kartomo. Setelah perolehan suara dihitung, Fauzi ditetapkan sebagai pemenang. Ia mendapatkan 913 suara. Sedangkan Kartomo memperoleh 214 suara. Terpisah, Kapolres Demak AKBP Wawan Ridwan saat ditemui dilokasi pilkades menuturkan, untuk mengamankan pilkades, pihaknya menerjunkan sebanyak 320 personel. (Anang)

Comments (0)
Only registered users can write comments!
MAAF, BEBERAPA MENU MASIH DALAM PENGEMBANGAN . . . . !